Posts Tagged ‘Tabanan’

“Mesuryak” Tradition

Monday, May 24th, 2010

Hari Raya Kuningan adalah salah satu rangkaian hari raya setelah Galungan. Pada hari Kuningan ini, umat Hindu memuja Tuhan dengan segala manifestasinya.

Di sebuah banjar di Kabupaten Tabanan, terdapat suatu tradisi unik yang dilaksanakan setiap hari Raya Kuningan ini. Tradisi tersebut dikenal dengan istilah “Mesuryak”. Tujuan dari tradisi ini adalah sebagai ucapan syukur ke hadapan Leluhur, dengan cara melemparkan uang ke udara. Dan nantinya uang tersebut akan diperebutkan oleh masyarakat. Disinilah serunya, orang2 saling berebut untuk mendapatkan sekeping atau selembar uang. Uang yang dilemparkan bervariasi, mulai dari uang logam, bahkan sampai uang kertas nominal 100 ribu. Itulah sebabnya, masyarakat bersemangat ikutan berebutan.

Beberapa foto yang sempat kami capture:

Balinese Prewedding - Ebieth and Indah

Tuesday, May 26th, 2009

Ebieth adalah seorang teman yang saya kenal di sebuah situs komunitas fotografer. Dan kebetulan sama-sama berasal dari Tabanan. Namun, pekerjaannya menuntut dia untuk selalu pulang pergi nun jauh di Kalimantan sana. Berkat pekerjaannya pulalah dia bertemu dengan belahan jiwanya. Saking seringnya ketemu saat membeli tiket pesawat Bali - Surabaya - Kalimantan, mereka berdua terlena dalam cinta. Pacaran pun dilakukan secara long distance. Dan akhirnya mereka memutuskan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi, menikahi Indah sang kekasih tambatan hati (bahasanya jadul juga yak..hehehe).

3Datu dipercayakan untuk membuat foto Prewedding mereka. Persiapan pun dilakukan, meski cuma dilakukan via sms dan YM, dikarenakan tempat ebieth bekerja yang jauh dari Bali. Kita sepakat untuk melakukan pemotretan di Tabanan saja, dan hanya memakai pakaian adat Bali saja. Jatiluwih adalah tempat favorit yang dipilih oleh mereka. Plus rumah kediaman Toko Nyoman yang terletak di Kediri, Tabanan.

Hujan yang teramat deras mengawali hari pemotretan mereka. Hujan yang benar2 merusak mood kita. Tapi, mereka sudah telanjur make-up, apa boleh buat, perjuangan mesti jalan terus. Tapi untunglah Tuhan berbaik hati kepada kami, jatiluwih pun terlihat sangat indah setelah hujan mengguyur. Kami tidak berlama-lama di jatiluwih, untuk selanjutnya kami teruskan sesi pemotretan di Kediri, Tabanan. Foto selengkapnya dapat dilihat di sini.