Selamat Hari Raya Galungan, Nyepi Tahun Baru Saka 1931, dan Kuningan

Di bulan Maret ini, umat Hindu di Indonesia merayakan beberapa hari raya sekaligus. Pada tanggal 18 Maret kemaren, umat Hindu merayakan Hari Raya Galungan, sebuah perayaan kemenangan Dharma atas Adharma, di mana umat Hindu di hari tersebut mengadakan upacara keagamaan, mengucap syukur atas segala berkah dari Ida Hyang Widhi Wasa.

Tanggal 26 Maret ini, umat Hindu kembali merayakan Hari Raya Nyepi. Hari Raya Nyepi adalah hari pergantian tahun Saka yang dirayakan setiap satu tahun sekali yang jatuh pada sehari sesudah tileming kesanga pada tanggal 1 sasih Kedasa, di mana pada hari tersebut seluruh kegiatan umat berhenti total, khususnya di Pulau Bali. Umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian, atau 4 macam hal yang tidak boleh dilakukan, yaitu, Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang), dan Amati Lelungaan (tidak bepergian). Dalam kesenyapan hari suci Nyepi ini kita mengadakan mawas diri, menyatukan pikiran, serta menyatukan cipta, rasa, dan karsa, menuju penemuan hakikat keberadaan diri kita dan inti sari kehidupan semesta. Keesokan harinya yaitu hari raya Ngembak Geni, segenap isi rumah keluar pekarangan dan bermaaf-maafan dengan tetangga dan handai tolan yang ditemui, dalam suasana batin yang telah bersih dan dipenuhi kebijaksanaan.

Tanggal 28 maret 2009, umat Hindu di Bali merayakan sebuah hari besar keagamaan yaitu hari raya KUNINGAN, yg jatuh setiap 210 hari sekali pada Saniscara Kliwon wuku Kuningan. Perayaan Kuningan merupakan kelanjutan dari perayaan Galungan, sama-sama mengandung makna kemenangan kebaikan atas kejahatan

Kami segenap crew 3Datu Tukang Foto, mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan, Nyepi, dan Kuningan. Semoga Ida Hyang Widhi Wasa selalu melimpahkan berkah-Nya untuk kita semua manusia di dunia ini.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Posted in Webblog | 3 Comments »